Postingan

Gereja yang Mewartakan Kabar Gembira

Gambar
  Dalam diri Yesus dari Nasaret, sabda Allah tampak secara konkret manusiawi. Penampakan itu merupakan puncak seluruh sejarah pewahyuan sabda Allah. Tetapi oleh karena sabda itu sudah menjelmakan diri dalam sejarah dan tidak dapat tinggal dalam sejarah untuk selamanya, maka untuk mempertahankan hasilnya bagi semua orang, sabda itu harus menciptakan bentuk-bentuk lain, yang di dalamnya sabda itu dapat hadir dan berbicara. Ada tiga bentuk sabda Allah dalam Gereja, yaitu: 1.          Sabda/pewartaan para rasul sebagai daya yang membangun Gereja. 2.          Sabda Allah dalam Kitab Suci sebagai kesaksian normatif. 3.          Sabda Allah dalam pewartaan aktual Gereja sepanjang zaman. Tiga bentuk pewartaan tersebut di atas saling berhubungan satu sama lain. Pewartaan aktual Gereja masa kini berdasarkan dan merupakan kesinambungan dari pewartaan para rasul d...

Teladan Bunda Maria dalam Evangelisasi

Gambar
  ü   Kerendahan Hati Bunda Maria   ·          Sebagai hamba Tuhan Peran serta Bunda Maria di awal kehidupan Kristus di dunia diawali dengan kerendahan hatinya, saat ia mengatakan, “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu” (Luk 1:38). Bunda Maria menempatkan diri sebagai hamba Tuhan, walaupun telah dipilih untuk menjadi Bunda Putera Allah yang Mahatinggi. Bunda Maria telah terlebih dahulu melaksanakan apa yang kemudian diajarkan oleh Tuhan Yesus, “Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan.” (Luk 17:10) Pertanyaan: Apakah dalam setiap kehidupan sehari-hari: di rumah, di tempat kerja, di komunitas dan paroki, kita telah menempatkan diri sebagai hamba Allah? Apakah kita sudah menjadi orang yang rendah hati dan tidak sombong? ...

Sama-sama Bulan “Maria”, Apa Beda Mei dan Oktober?

Gambar
  Seperti kita hayati, terdapat dua bulan dalam setahun yang dikhususkan untuk menghormati Bunda Maria, yaitu bulan Mei dan bulan Oktober. Dalam kacamata awam, keduanya sama.  Tapi sebenarnya sedikit berbeda. Orang sering menjuluki bulan Mei sebagai Bulan Maria, sementara bulan Oktober sebagai bulan Rosario. Mengapa demikian? Jawabannya ditemukan dalam sejarah penentuan dua bulan tersebut sebagai bulan yang dikhususkan untuk menghormati Bunda Maria. Seperti dimuat dalam laman katolisitas.org, sejarah bulan Mei sebagai bulan Maria berasal dari Tradisi Suci yang berkembang di negara dengan empat musim. Bulan Mei, kerap kali dianggap sebagai awal kehidupan. Pada bulan ini, masyarakat menyambut musim semi dimana bunga-bunga bermekaran. Suasana musim semi sangat berbeda dengan musim sebelumnya yaitu musim salju. Pada musim salju, hampir semua aktivitas dihentikan, apalagi aktivitas luar rumah. Terasa seolah tak ada kehidupan. Berakhirnya  musim salju menandai dimulainya ...

NARASI PROGRAM KOMIS EVANGELISASI KAM 2021

Gambar
  Program untuk mewujudkan IK 1 100% Kaluarga Katolik Memiliki Etos Kerja Kristiani yang Kuat IK 2 100% Keluarga Katolik Mampu memenuhi kebutuhan dasar IK 5 100% Keluarga Katolik Hidup Rukun dengan Pemeluk Agama lain   1.       Audio Visual (Film Pendek) Berdasarkan hasil Sinode VI KAM dalam Misi Keuskupan Agung Medan yaitu Meningkatkan kesaksian iman dan mengembangkan evangelisasi yang kontekstual di tengah dunia dan melihat kurangnya sosialisasi antar umat di dalam lingkungan dan juga pada masa pandemi ini dengan anjuran protokol kesehatan untuk dirumahkan artinya dilarang ber kecumbu dengan keramaian seperti pesta, tempat wisata, sekolah dan tempat ibadat. Sehingga banyak kalangan mencari kesibukan dengan bermain di Media Sosial seperti FB, Tiktok, Game dll. Maka Komisi Evangelisasi KAM merancang program media pewartaan Evangelisasi melalui Audio visual (Film Pendek), mengingat Media Audio visual lebih mudah disebarkan kepada umat. K...

Kursus Evangelisasi Pribadi “Menghidupi Jawaban Perutusan Injil dalam Keseharian”

Gambar
             Seperti dikutib dari Evangelii Nuntiandi art. 71 yang secara khusus berbicara tentang keluarga dan evangelisasi, keluarga dipandang sebagai pihak yang menerima evangelisasi dan sekaligus yang melakukan evangelisasi. Di dalam suatu keluarga yang sadar akan perutusan yang ia terima, semua anggota melakukan evangelisasi dan menerima evangelisasi. Namun tekanan utama artikel ini adalah keluarga melakukan evangelisasi, karena keluarga juga Gereja. Disini Paus mengambil konsep Gereja Rumah Tangga (Ecclesia Domestica) dari St. Yohanes Krysostomus, yang juga sudah digunakan oleh Konsili Vatikan II dalam Konstitusi tentang Gereja, Lumen Gentuim 11. Itu berarti, keluarga, seperti halnya Gereja,  harus merupakan suatu tempat dimana Injil diteruskan dan darimana Injil bercahaya (EN 71). Keluarga itu terdiri dari orangtua dan anak-anak, maka evangelisasi itu dilakukan dalam k...